Pages

welcome :)

welcome :)

Kamis, 25 November 2010

cerita abal-abal IV

Jujur aku tak sanggup....(masa?)

Sampai dirumah, aku langsung menyalakan komputer karena ide-ide masih pada berterbangan dikepalaku. Setelah melanjutkan cerpen aku langsung berpindah pada Photoscape.

Aku juga mendengarkan radio dari hp. Aku suka banget ndengerin rct fm. Soalnya muterin lagu-lagu keren. Waktu aku ndengerin, pas banget lagu yang lagi diputerin lagunya Pasto- Jujur aku tak sanggup. Waah, liriknya kok sama sih kayak aku? Persis plek plek plek. Tapi maaf ya aku nggak ngarepin dia lagi kok. Jadi liriknya kudu diganti versi Evita menjadi: Jujur aku SANGGUP. Ya ya ya.

Jika Cinta Dia....(ya sudah sana!)

Akhirnya lagunya Pasto selesai juga. “ Wah, lagunya Geisha kapan ya?” Ucapku. Lalu si penyiar- Mbak Chacha( kayaknya sih)- Bercuap-cuap sebelum selesai siaran. Dan lagu yang diputerin adalah taraaaa GEISHA! Oh my god. Baru aja bilang. Huhh... Tapi bagus sih lagunya. Panjang umur deh....

Mantan kekasihku... (Oh yeah???)

Aku paling SENSI sama lagu ini. Walaupun aku suka banget sama Lyla. Tapi gimana lagi, lagunya nyindir banget deh. Padahal dulu aku tergila-gila sama lagu itu. Kok mendadak sekarang jadi ilfil.

Gara-gara putus sama ****(Sensor) jadi ilfil banget deh. Sekarang juga. Garrr.. Apalagi tadi pagi. Waktu aku lewat didepan Rexi. Rexi malah bilang `Mantan Kekasihku mantan kekasihku’. Dan o`onnya aku malah nyanyiin lagu itu dengan nada sebel. “ Emang siapa to mantanmu?” Rexi tanya dengan o`oonnya. Hallooo padahal dia juga tahu. “ Aku nggak punya mantan kok.” Jawabku pura-pura bloon. Hahaha padahal... “ Lha Dany mana?” Tanyanya sambil cengar-cengir. Rexi nyebelin. “ MINGGAT!!!” Ucapku tajam sambil berlalu dari Rexi. Kalau aku disana lama-lama, aku bisa jadi stres mendadak.

Saatnya minta maaf. Walau terpaksa.

Tiba-tiba Niar sms.

.mb,td ktemuu danii gag?

Dengan cepat aku membalas.

.ktmu.npa?

Nggak nyampai tiga menit dia membalas.

.minal aidzin gtuu dc.

So, ini rangkaian pesan antara aku-Niar:

Niar: .mb,td ktmuu danii gag?

Evita: .ktmu.npa?

Niar: .minal aidzin gtuu dc.

Evita: .nggk.ngapain?

Niar: .yay maafn gtuu.

.kq gag siich? :D

Evita: .mals.

.ak uda mles ngmg ma dya.

Niar: .kn dh lebrant mb?kkmu gag mau maphiin dy?

Evita: .dya dosanya trlalu bsr.lgyan prcma ak mnta mav,,msti bkal dcuekin.

Evita: .hla dya nyurh ak ga sms dy lgy.yauda,gabsa mnta mav.

Niar: .gag sich.

.tp kmu cB aj cmz dy mnta mv

Evita: .numbnya ilang.ku tkt klo dya mrh.

Niar: .gag cB aj dlu.

.tp jgn blanc ak yax

Evita: .numbnya ilang.

Niar: (dikirimi numbnya dani)

Evita: .tpi bnr yo ku tkt.ku uda d wanti* ma krisna jgn cmz dya.

Niar: .ywdh kkmu ngmng baik2 c5 dymnta nv

.tp jgn blanc ak yay mb :-/

Niar: .mb,dh cmz blumt?

Evita: .blumb.

Niar: .gm ch cptan inssallah bz mb

( Aku sms Dani. Bukan karena kemauan sendiri, tapi kemauan Niar.)

Evita: .udah kq.bnr to ga dbls.

Niar: .kmu cmz aph?

.eanc pntg kmu dh mnta mv.

Evita: .udh.ea rda kpaksa dkt sh.

Niar: .dy blzt aph?

Evita: .enggak mbles.

Niar: .mb,hpny dany gag aktif?

Evita: .aktf ikh tdi.

Hati yang tersakiti, terlukai, ter..ter....injak-injak.

Kalau aku inget sms-nya dia yang terakhir, aku jadi sebel sendiri. Gimana nggak, dia suka sama orang dan itu sahabatku sendiri. Enggg kurang keras, SAHABATKU SENDIRI! Apa nggak jengkel tuh??? Bukan salahnya dia sih yang salah tuh Dany. Huuuhh pingin aku injak pakai traktor.

Parahnya lagi dia ngomong sama aku santai banget. Kayak curhat gitu deh. Salah ding tepatnya CURCOL. Rasanya kayak kesamber petir deh. Hatiku langsung hancur, kayak disayat, diiris-iris. Pokoknya sakit banget. L

cerita abal-abal III

Siapa yang udah pernah nyoba terbang tanpa pengaman?

Aku udah.

Kamis. Yeah, kami sekeluarga telah merencanakan liburan. Yaaa, deket sih. Tapi, mendingkan daripada nggak kemana-kemana?.

Mobil honda yang kami tumpangi memasuki lahan parkir. “ Ma, kita di rumah yang ditengah danau.” Adikku―Edo si tukang ngamuk― memberitahukan pada kami―Aku dan mama― yang sedang menunggu di mobil. Barang-barang sudah diangkuti daritadi jadi tinggal ngangkut diri sendiri aja. Kebayang nggak sih, barang bawaan yang dibawa kayak mudik aja. Hallo, ini kan Cuma rekreasi semata. Dan nggak jauh-jauh amat. Toh, ntar akhirnya banyak yang nggak dikeluarin.

Well, aku terpaksa jalan lambat. Kenapa? Karena, kalian tahukan kalau kaki mamaku sakit jadi terpaksa aku jalan lambat. “ Vi..mau naik itu?” Tawar mama sambil menunjuk kesalah satu permainan. Oo...Trampolin. “ Boleh. Kayaknya nggak nyeremin.” Ucapku enteng. Setelah membayar, aku naik ke atas trampolin itu. Mas penjaganya memasang pengaman kuat-kuat ke badanku. Dan, pertama hanya sedikit. Lalu... TUINGGG... “ WOOOOWWWWW.....GILA....” Teriakku dari atas. Mas itu menambah lagi. “ GILA TENAN....NAKUTIN BANGETTT..MASS UDAHHH...” Teriakku histeris. Selama permainan berlangsung aku hanya terus berdoa dan menutup mata. Aku akhirnya berhenti. Tapi, entah kenapa aku pingin nyoba lagi.

Satu tiket lagi. Aku naik lagi. Dan ini lebih menyeramkan dari yang tadi. Bahkan sampai putar 1800 !!! Gila...Gila banget. Pokoknya selama naik itu, rasanya tubuhku seperti terjun bebas tanpa pengaman―Tanpa parasut, tanpa benang, tanpa tali seperti yang ada disinetron-sinetron―. Saat turun, badanku dingin dan asli pucat. Kapok naik trampolin. Ditambah tanganku pegal-pegal.

Setelah main permainan menyiksa itu, aku berenang. Lumayan lah.

Welcome to school again...

Pagi jam lima, aku sudah bangun dari tidur lelapku. Cepat-cepat aku mandi dan memakai seragam. Jam enam lebih sepuluh menit aku berangkat. Aku menghembuskan nafas sambil bergumam “ Welcome to school again...huft..”.

Jam-jam terlewati dengan mulus. Sumpah tanganku pegal-pegal saat Halal Bihalal sekolah. Aku berhenti di kelas 7b. Habis capek. Selesai halal Bihalal, aku langsung nongkrong dengan ddd. Saat asik-asik nongkrong, aku dikejutkan suara Mega, “ Ev..ev..ev Dany Ev..” Aku mencari-cari sosoknya. Tapi kok nggak ada? Hahaha ngaco semua. “ Mana nggak ada yo..” Ucapku sambil mengemut permen loli. “ Itu lhoo...” Mata Mega menuju ke se-gerombol anak cowok kelas 8. Ah, usdek lah. Lagian ngapain nyariin dia. Sudiro Husodo tralala. Toh, dia udah masuk daftar list teratas orang yang paling nggak mau aku temui sama orang yang kubenci.

Hasyah, kenapa malah ngomongin tu orang sih? Ganti topik ganti topik. Hmm, btw, ternyata hari ini NGGAK ADA PELAJARAN! Tiwas bawa buku pelajaran lengkap, malah nggak ada pelajaran. Halah halah.

Hari ini aku ngenet sama Mega sama Novita. Mumpunglah ngilangin suntuk. Waktu ngenetnya kurang lama. Huh.

cerita abal-abal II

Males sekolah....

Sebentar lagi sudah masuk sekolah. Berarti kesempatan leha leha tinggal bentar lagi. Huh, membayangkan saja aku sudah pesimis duluan, gimana nggak? Kehidupanku jadi tambah runyam. Yang bikin aku males sekolah besok senin:

-Berasa menjadi kuli panggul di pasar-pasar( Dari Senin sampai sabtu nyangklong tas yang isinya banyak berbagai macam buku pelajaran yang tebalnya mirip cpu komputer.)

-Ketemu teman-teman kelasku yang engggg sumpah bikin gila( Terutama: Andik, Afriawan, Satrio, Dadang, Agus.)

-Nagih uang kas ke anak-anak( Huhuu kenapa sih hidupku penuh cobaan?)

-Ketemu Dany( Hahhhhh.....bikin males idup aja deh.)

-Siap- siap mikir lagi.

-Dan bakal say welcome sama uang kas dan buku kas.And, kembali lagi menjadi BENDAHARA!( Apa temen-temen nggak salah ya pada milih aku?Aku yang kalap banget dalam hal berbelanja. Yeahh..)

Malam harinya, aku telfon Tika. Sekedar tanya aja tentang rencana nonton. “ Eh Tik....masa besok senin kelas ku yang tugas. Haduuhh mati aku.” Aku curhat ke Tika. “ Hahaha...masa sih?” Tanyanya. “ Ehhmmm nggak tahu juga sih. Tapi jangan sampai lah.” Doaku.

***

Pagi-pagi aku sudah siap dengan penampilan girly. Pagi ini kami sekeluarga bakal Silahturami ke rumah saudara yang belum sempet kita kunjungi saat lebaran kedua. Kami akhirnya mampir ke toko buku Gramedia. Dengan secepat kilat, aku langsung menaiki tangga yang menuju buku-buku. Nah! Itu dia. Batinku melihat rak-rak buku penuh novel. Aku berjalan santai menuju rak-rak itu dan mencari novel yang kucari.

Nggak perlu waktu lama, ditangan kiriku sudah ada dua buku novel. Hmmm satu lagi, apa ya? Aku memandang novel-novel. Kebiasaanku kalau lama membeli buku: Menimbang harga. Nggak sengaja aku melihat novel berjudul `Brondong Lover`. Aku jadi teringat kata-kata Nia saat mengembalikan novelku, “ Eh, kamu udah pernah baca novel Brondong lover belum?”. Keningku berkerut, “ Emang ada?” Tanyaku. Nia-nya malah sibuk cengengesan. Aku mengambil novel itu dan segera kubayar.

***

Sesampainya dirumah, aku langsung membuka segel bukunya. Yang pertama aku baca adalah Canting Cantiq. Dan yang kedua adalah Brondong Lover. Ternyata perbandingannya jauh banget:

-di Brondong lover terpaut dua tahun sedangkan aku nggak ada setahun.

-di Brondong lover banyak cobaan sedangkan aku kayaknya nggak ada dehhh..

-di Brondong lover pertamanya marah-marah sedangkan aku sobatan dulu.

-di Brondong lover mantan pacarnya Nasha pingin balikan, kalau aku ihhh sudi tralala ya.

Tapi kesamaan juga ada:

-Aku juga suka sama adek kelas.

-Aku sering malu kalau diledek tentang dia.

-Terus aku pernah banget ndengerin masalah terbesarnya dan masih aku jaga rahasianya.

“Bubar bubar bubar!!!!” Kok tiba-tiba jadi mikirin dia sih???. Teriakku yang sempat membuat kaget anggota keluargaku. “ Bubar kenapa Vi?” Tanya mama panik. Dikiranya anak gadisnya sudah mulai butuh pengobatan di Dokter Amino.

“ Ha?! Nggak kok ma...hehehe....”

Hidup penuh pantangan! Ujarku dalam hati dan diam-diam aku menghembuskan nafas kesal.

cerita abal-abal I

Hidupku seperti permainan Halilintar. Aku yang menjadi penumpang, waktu adalah lintasannya, dan kereta adalah tempat aku berjalan.Jadi setiap ada tanjakan dan turunan aku nggak boleh menyerah. Aku harus menerima semua itu. Yeah, itulah hidupku.

Lebih baik merenung,

daripada telinga menjadi panas.

Jam digital di mobil menunjukan pukul setengah tujuh lewat. Dan selama itu kami habiskan dengan muter-muter kota Semarang hanya untuk makan. Tapi, yang bikin susah adalah menunya yang juarrrranggg banget: OSENG-OSENG KANGKUNG―Makanan favoritku― Hmmm...nggak tahu kenapa aku jadi pingin makan Kangkung. Jadilah aku merekomendasikan kepada keluargaku untuk makan di Warteg. But, mama nggak mau soalnya kaki beliau sedang sakit. Akhirnya kami menuju Mbah Jingkrak.

Aku sudah membayangkan betapa pedasnya kangkung itu. Ditambah kering tempe. Yummy. “ Vi..makan di Grobogan aja ya. Yang ada Manyu nya.” Ucap Papa. Lamunanku terbuyar. Hmmm, boleh juga. “ Kenapa nggak bilang pa? Yaudah deh makan disana aja.” Ucapku girang soalnya juga ada Manyu supeeerrr pedas yang bisa bikin kita kerjap-kerjap. Papa membelokan stir mobil ke arah kiri( karena saat itu kami melewati jalan Kampung kali.) menuju Jalan Pandanaran. Sumpah...rame macet banget. Yaa maklum lah sebentar lagi liburan usai. Jadi para pemudik dari penjuru kota menyerbu pusat jajanan di Semarang di pinggir jalan Pandanaran.

“ Makan dimana Vi?” Tanya mama. Aku hanya terbengong sendiri. “ Pokoknya yang ada Kangkungnya deh.” Aku menatap jalan raya yang rameee..

Haduhhh...kenapa sih rumah makan pada rame? Nggak Sambara, Lombok Ijo, Manggala, Cianjur??? Sebenernya sih aku oke-oke saja makan disana. Tapi, mamaku dan adikku yang nggak oke-oke. Mama: Kaki beliau masih sakit dan membawa walker walker yang hampir seukuran koper dan bisa aja nanti mamaku jadi seleb mendadak. Adikku: Paling nggak betah kalau disuruh NUNGGU. Dan ngantukan. Padahal kalau main bisa lama banget dan nggak pernah tuh diwajahnya tersirat wajah capek atau ngantuk.

“ Wah paling ntar makannya juga di depan kecamatan lagi.” Ucap papa. Aku hanya memandang jalanan dengan wajah manyun. “ Makan sate padang gimana?” Usul mama. Aku langsung memandang mama kaget dan menunjukan raut muka yang emmm nggak setuju, “ Aku kan nggak doyan. “ Protesku. “ Makan ikan bakar aja.” Ucap mama lagi. Uhhhh......

Kami akhirnya sampai di depan kecamatan yang berjejer aneka makanan. “ Kalau disini kan macam-macam.” Papa tetap menyetir. Aku sempat bertanya-tanya, kenapa tempat ini nggak dibuat pujasera aja? Tinggal nyari lahannya yang gede terus dibuat kios-kios deh lalu tinggal memindah barang-barang. Selesai. Mobil berhenti didepan salah satu warung yang menyediakan aneka seafood.Aku tiba-tiba terduduk lemas. Ya Allah...Apakah Kedua orangtuaku yang baik hati nan perhatian ini nggak menyadari kalau anaknya yang Cantik nan Manis ini membutuhkan Vitamin dari sayur mayur walaupun hanya kangkung. Proteinku sudah mencapai batas normal Pa, Ma. Batinku panjang lebar.

last time

*cerpen jaman smp,jadi maaf ye kalo bahasanya rada nggak maksud,sama alurnya nggak urut...maklum bukan anak bahasa hehe*


Jumat,TANGGAL 15-6-2008

Aku sibuk membeli buku-buku bersama mama disupermarket.Membeli buku dokter,novel,cerita anak,pelajaran dan banyak lagi,aku paling senang kalau suruh membaca,its my hobby.Makan malam begitu mengenyangkan sekali dan berhasil membuatku tidur lelap.Rumahku berada ditengah California dan sungguh enak sekali apalagi saat musim gugur.

***

Sabtu,Tanggal 16-6-2008

Pagi-pagi aku sudah siap diruang keluarga,menunggu bus sekolahku.”Kamu belum berangkat Emily???”Tanya mam.Aku asik membaca koran pagi milik pap.”Oh nanti mam,busnya belum datang.”Ujarku.Lima menit kemudian,TINNNN....Pasti itu busku.”Mam..aku berangkat.Ucapkan salamku untuk pap dan Maretha.”Kataku menutup pintu.Bus sudah menunggu-ku,akupun mempercepat lariku.”Hy Emily....gimana kabarmu?”Sapa Narold White-Anak tercakep di SMP ku-“Ohh umm...baik,well..kamu???”Balasku dan tak lupa memasang senyum manis.”Baik juga,kau sudah ditunggu sama Erril tuh...”Narold menunjuk Erril lalu Erril melambaikan tangan.” mOhh thanks ya..”Ucapku pada Narold.”Heii aku tunggu daritadi...Ayo duduk sini....kita buka e-mail.Aku mau tahu ada pesan atau tidak.”Ajak Erril.Aku hanya manut.Oiya,sekolah kami(st.MartaFornia)boleh membawa sejenis laptop,notebook,hp,atau apapun berbau elektronik(kecuali TV,mesin cuci,peendingin,AC,mixer,oven,dll.)Pertama membuka e-mail Erril ternyata banyak pesan....terus membuka punyaku.”Nih bawa dulu aku mau makan.”Ucap Erril memberikan Laptopnya kepangkuanku.Aku membaca satu persatu hingga sampai disuatu pesan bertuliskan:

waktumu terakhiir yaitu hingga 1Minggu.kemudian kau akan menemukanmu didalam peti mati.Dan kamu akan terkena suatu bencana yang akan menamatkan waktumu.ITS YOUR LATS TIME!!!!

160608

Siapa ya yang ngirim pesan nggak mutu?Aku bertanya dalam hati.Dibuka pesannya nggak bisa,nggak ada nama pengirim,nggak ada tulisan reply now.Aneh banget deh.Aku mengerutkan dahi.Siapa ya?Beneran nggak ya nih pesan?Aduh jadi merinding.”Kamu kenapa?”Tanya Erril sambil membersihkan mulutnya,ternyata sudah selesai.”Nggak kok....eh udah deh,ditutup aja.”Pintaku.”Oke dehhh....”Balas Erril.Aku harus melakukan sesuatu sebelum satu minggu berlalu,HARUS!!!!

Dikelas setelah pelajaran bu Neoul,aku mengeluarkan memo lalu menulis kegiatan selama seminggu.

1. Menanam Bunga untuk daerah padang.

2. Menyumbangkan buku-buku pada taman bacaan.

3. Menikmati keindahan Sunset.

4. Berbuat kebaikan.

5. Pergi kegereja selama seminggu setelah pulang sekolah.

6. Membuat surat untuk Erril dan teman-teman.

7. Pasrah.

Hmmm..well,mungkin hanya 7untuk 7hari.

Inilah rangkaian kegiatanku.

***

Minggu,Tanggal 17-6-2008

“KAMU BENERAN MAU NGELAKUIN ITU??”Pekik Erril tak percaya.Aku mengangguk yakin.”Ya ampun,aku seneng banget ada yang mau ikut bakti sosial.Oh iya katamu sekalian untuk menyumbangkan buku-buku.”Dia tampak bahagia banget atas beritaku.”Iya......aku juga seneg banget.Butuh berapa hari?”Tanyaku.”Ummm...mungkin 3hari.Kenapa?”Erril balas tanya.”Nggak papa.Oh iya,disitu ada greja kan?Soalnya aku mau sekalian berdoa.”Aku merasa waktuku sedikit lagi.Tapi kenapa aku nggak bisa lihat apa yang terjadi saat seminggu itu seperti di Final Destination 2.Hahaha Emily berkahayal.

Senin,Tanggal 18-6-2008 hinggaRabu,20-6-2008

Setelah mengkonfirmasi,kami bisa memulai besok.Hufftt tinggal 4hari lagi.Aku sudah menjalankan satu tugas yaitu pergi kegreja,Oh iya aku merasa setiap hari Narold selalu ingin disampingku senyumannya itu sangat aneh banget.Bikin aku bingung.

Sorenya kami membawa banyak tumbuhan seperti bunga matahari,lylac,pinus,cemara,dan lainnya.Kami dibantu anak-anak kecil dan para penduduk ahh bahagianya bisa bersama mereka.Kami selesai pukul 5sore dan itu baru bunga dan pinus....Besoknya kami datang lagi melanjutkan menanam pohon Cemara,setelah selesai aku dan Erril berbincang dengan penduduk situ.Tentang kehidupan,maraknya kolera,kekurangan air yang menyangkut tentang kehidupan ekonomi.Aku berdoa didalam gereja ditemani Sella,Derro,George,Mefila,dan Prisky-anak kecil disana-,”Ya tuhan,bunda maria...tolong beri aku kepasrahan saat satu minggu itu.Dan terimalah persembahanku.Dombamu ini,terimalah pahalaku.Beritahu apa yang akan terjadi setelah seminggu.Amien.”Aku mengakhiri doaku.”Kak Emily...kita main yuk,,,,,”Ajak Prisky.Aku tersenyum.Aku dan mereka bermain pahala atau dosa.Mereka senang sekali.Aku teringat pada buku-buku cerita dan buku bekas dirumah,”Nah bidadariku,besok aku dan Erril akan datang lagi dan akan membawa hadiah sebagai perpisahan oke...”Ucapku saat mau pulang.

Sorenya aku membawa beberapa kardus dan tas-tas berisi alat tulis.”Nah,ini yang ingin kami berikan buku-buku buat kalian dan orangtua kalian,terimalah.”Kataku memberikan kardus-kardus itu kepada pak Johan.”Terimakasih Emily dan Erril,buku-buku ini dan alat tulis ini sangatlah berguna untuk kami.Dan terimakasih atas bantuan kalian anak-anak.Semoga kalian diberkati.”Ucap pak Johan.Kami berdua bahagia bisa membantu mereka.

***

Kamis,Tanggal 21-6-2008

Waktuku tinggal besok.Tinggal memberi surat,melihat sunset,Berdoa,dan pasrah.Tak kusangka waktuku sebentar lagi.

“Hy,Emily apa kabarmu?”Sapa Narold.”Ohh baikk...eh sudah dulu ya aku mau doa bersama di gereja sekolah.bye,”Aku pamit pada Narold lalu berlari dari koridor ke gereja.Disana aku bertemu Erril.Setelah berdoa,aku menghampiri Erril.”Er,aku mau memberi ini.Satu untukmu.Dan yang lain untuk teman-teman.Sudah ada namanya jadi tinggal dibagi.Jangan dibuka sebelum matahari terbenam tepat seminggu dari tanggal 16 juni.”Pintaku.”Tapi kenapa?”Tanyanya dengan mimik protes.Aku menggeleng.

Dikamar pada malam hari.Aku merenung,berdoa,dan hanya pasrah.Aku akan siap menghadapi apapun yang terjadi.Apapun!batinku dalam hati.

Jumat, tanggal 22-6-2008

Hahhhh sudah saatnya hingga sunset.Dan terakhir aku bertemu teman-teman,ke gereja.”Er,berikan surat yang aku berikan kepada mereka saat sunset.Please....Dan jangan datang kepantai Lort Sea Retos saat pukul 5sore.”Aku memberitahu Erril.Dia hanya membuang nafas.Aku telah tiba digereja St.MartaFornia yang terakhir kalinya.”Tuhan..aku berserah padamu dihari terakhirku.Dihari terakhir aku hidup,semoga aku bisa tahu apa yang akan dilakukannya pada dombamu ini tuhan.Amien.”Ucapku.

Jumat,tanggal 22-6-2008 pukul 17:30

Sore jam lima aku menuju Lort Sea Retos.Aku akhirnya berhasil melakukan semuanya.Dan ini yang terakhir.Melihat sunset.”Huffttt....”Aku menghela nafas.Lalu mengeluarkan kamera digitalku.Melihat foto yang baru aku ambil tadi pagi disekolah.Aku mengembil gambarku,lalu membuat video terakhirku.”Haiii aku Emily Rose Qeiiln,lahir tanggal 12 Desember 1994 di California.Aku paling senang saat musim gugur.Disaat aku menuai kebahagiaan,Aku mempunyai sahabat Merrferril Beneri.Dia sangat aku sayangi sebagai adikku.Rumahku dijalan Weneston blok E-G 42.Ini waktu terakhirku.Dan ini kegiatan terakhirku.”Aku diam sejenak dan airmata langsung turun,”Aku nggak tahu ini akan terjadi atau tidak.Yang penting aku sudah melaksanakannya dan pasrah.Jika ada yang menemukanku sudah dalam keadaan tak bernyawa,berikan handycam ini+Kamera ini kepada keluarga Qeiiln di jalan Weneston blok e-g 42.Thanks Erril kamu udah mau jadi Sahabatku.Oia,Narold,aku tahu kamu yang akan menghabisi aku.Tapi aku harap kamu sadar bahwa aku nggak pernah ngerebut posisimu dikelas ataupun disekolah.Jadi percayalah Narold White aku selalu menganggapmu teman.Selamat tinggal teman.Inilah waktu terakhirku.”Aku menyimpan rekaman itu.Lalu aku mengambil spidol dan aku tuliskan tulisan dihandy cam.

Bagi yang menemukanku,mainkan video ini.dan serahkan pada keluarga Qeiiln di Weneston blok E-G 42.Salam Emily Rose Qeiiln.

Selesai menuliskan,aku menarik nafas.Aku merasakan ada sebuah benda mengenai kulitku.”Aduhhh...berdarah lagi.”Aku mengambil tisu ditas.Dan Jebbb...”HAII Emily...senang bertemu denganmu disini.Dan yang terakhir.Maaf aku melakukan ini padamu.Aku harus melakukan karena aku DENDAM SAMA KAMU!!!GARA-GARA KAMU,AKU DAPAT CACI MAKI DARI GURU,DIJAUHI,DISINDIR,DIBUANG.SAAT TAHU KAMU YANG MEREBUT SEMUANYA.AKU BERFIKIR UNTUK MEMBUNUHMU SAJA!DAN AKU tahu hanya cara itu yang membalaskan dendamku.”Ucap Narold berapi-api.”Aku sudah menduganya bahwa itu kamu.Tapi aku nggak pernah nginginin posisi itu.Itu karena kerja kerasku selama ini.Aku sudah pasrah pada tuhan bahwa juwaku berakhir di tanganmu.Dan tusukan ini.Adalah luka pertama.”Jelasku.Narold menarik lagi pisau yang ada diperutku,”MATI KAU!!!”Ucap Narold dibarengi tusukan pisau di jantung.Ya tuhan,terima kasih atas selama iniyang kau berikan.Dan ampuni dia.Aku berdoa saat pisau itu menusuk tubuhku.”Terakhir adalah pistol.”Dia mengarahkan pistol itu ke pau-paruku.Dan DOOORRR....DOORR...2peluru ada di paru-paruku.Da DORRRRR....lagi.1peluru bertengger diotakku.”Makasih ya..kamu sudah mengambil hidupku.”Ucapan terakhirku.

Narold meinggalkan jasadku yang berlumuran darah.

Jam 19:00 22,6-2008

“Eh kak...aku takut sama Emily.Apa sebaiknya aku buka saja suratnya?”Tanya Erril.”Buka aja deh...eh,itu apaan ya?”Tanya Roland.”Apa ya?Ini dimana kak?”Tanya Erril.Dia teringat kata-kata Emily yang katanya jangan datang ke pantai lort Sea Retos pukul lima sore.”Di Lort Sea Retos.Kenapa?”Tanya Roland sibuk menyetir.”Ini jam 7...ayo kak turun.”Ajak Erril.Diambil hpnya lalu memencet-mencet nomor Emily.Ada suara disalah satu pagar pembatas.DRRRTTT....DRRRTTT...Erril mengikuti suara itu dan semakin lama semakin jelas.Dukk..apaan nih?Batin Erril.Dilongoknya dibawah kakinya.Betapa kagetnya bahwa itu,”EMILYYYYY...KAKKK EMILYY KAKK...”Erril menjerit-jerit.Dengan cepat panggilnya ambulans.Erril memungut handcam-ku.

***

“

Tante ini adalah handycam Emily tolong dibuka dan datang kerumah sakit Jansent.”Ucap Erril penuh haru.1/2 Jam keluargaku datang ke RS.Jansent.”Emily....kenapa kamu meninggalkan kami???”Mam menangis sangat kencang.Aku dalam kondisi tak bernyawa dengan tubuh berlumuran darah.Erril kemudian membuka surat dariku kemarin.

Dear Erril my bestfriend,

Ril,mungkin aku nggak mungkin ngomong langsung.Mungkin lewat ini aja.Sebenarnya selama seminggu itu,aku menghabiskan waktu terakhirku.Kuhabiskan dengan keceriian dan kebahagiaan.

Dan aku telah tahu waktuku akan berakhir di tangan Narold,karena dulu aku merebut posisinya.Dan dia begitu dendam.Terima kasih telah memberikan yang terbaik buatku selama ini.Aku tak mungkin melupakanmu.Aku mengetahui bahwa waktuku habis dari e-mail.Waktu kamu menyuruhku membuka e-mail dan aku melihat pesan kematian itu.Hahaaha,kukira hanya bohong ternyata betulan.

Aku akan selalu menjadi sahabatmu walau aku tak disini lagi.Mungkin ini last time ku.

California,20 juni 2008

Best wished

Emily Rose Qeiiln

***

Aku tahu sekarang,hidup bisa berakhir kapan saja dan diambil dengan siapa saja.Dan itulah yang terjadi padaku.

Selasa, 23 November 2010

IKLAN









iklan2