Pages

welcome :)

welcome :)

Selasa, 01 Juni 2010

cara menjadi fotografer handal

Tekad Kuat

Pertama, tetapkan dan kembangkan minat. Adanya tekad yang kuat untuk menjadi fotografer sebagai profesi utama sangat penting ditumbuhkembangkan dalam diri seseorang. Cara paling efektif untuk mengembangkan minat adalah dengan membaca buku-buku panduan fotografi dan kisah tokoh-tokoh fotografer terkenal, serta bergaul dengan pemotret lainnya. Dengan cara ini diharapkan, minat menekuni fotografi tidak pupus ditengah jalan.

Kedua, pantang menyerah. Tantangan paling berbahaya yang dapat menjatuhkan minat seseorang menekuni fotografi menjadi pupus adalah, ketika pemotret belum bisa menghasilkan karya foto yang baik. Jika beberapa kali Anda belum bisa menghasilkan gambar yang baik, bahkan mungkin dicela orang yang melihatnya, jangan cepat menyerah dan tidak mau lagi memegang kamera dan belajar memotret.

Dalam dunia potret-memotret tidak ada yang sekali jadi atau langsung berhasil. Semua perlu waktu dan proses. Yang penting mau belajar dan terus berlatih. Jika ini dilakukan, cepat atau lambat, karya foto yang baik hanya masalah waktu dan pasti dapat dihasilkan.

Ketiga, tidak cepat bosan. Bagi mereka yang baru belajar potret-memotret, adakalanya rasa bosan dan jenuh menyelinap di dalam hati, apalagi jika hasil pemotretan belum juga memuaskan.

Rasa bosan merupakan hal yang wajar, asal jangan sampai terlalu lama. Jika rasa bosan dibiarkan, dikhawatirkan dapat merusak minat dan tekad anda menjadi fotografer.

Untuk mengatasi rasa bosan, lakukan kegiatan yang bisa memicu dan menumbuhkan semangat, seperti berburu foto sambil rekreasi, melihat pameran foto dan tentunya tetap teguh pada tekad ingin menjadi fotografer.

Keempat, belajar dan berlatih. Minat dan tekad saja belum cukup mengantarkan seseorang menjadi fotografer. Ketrampilan fotografi baru bisa dikuasai jika seseorang mau secara serius mempejari dasar-dasar dan seluk-beluk dunia fotografi itu sendiri. Walaupun saat ini seseorang bisa dengan mudah melakukan pemotretan dengan kamera digital, namun masalah apa itu diafragma dan penggunaannya, kepekaan film, teknik pencahayaan, komposisi gambar dan hal-hal mendasar lainnya, harus dipelajari dan dikuasai. Hal ini sangat penting sebagai bekal pengetahuan dan ketrampilan bagi seseorang yang menekuni fotografi.

Dengan penguasaan dasar-dasar fotografi, diharapkan seseorang tidak saja mampu menghasilkan gambar yang baik, tetapi juga bisa mengatasi permasalahan di lapangan ketika akan melakukan pemotretan. Misalnya minimnya pencahayaan, pemotretan bergerak dan lain-lain.

Cara mudah untuk mengetahui apakah kemampuan seseorang dalam potret-memotret sudah ada kemajuan atau belum adalah, dengan memotret suatu subjek beberapa kali dengan teknis pemotretan berbeda. Jika hasil pemotretan baik, berarti sudah ada kemajuan yang berarti. Tetapi, jika masih ada beberapa gambar yang jelek, kemampuian memotret masih perlu diasah, karena hasil pemotretan belum konsisten atau baik semua.

Kelima,menentukan jalur kepeminatan. Walaupun dalam suatu pemotretan, teknis memotret suatu subjek dengan subjek lainnya tidak berbeda jauh, dan tidak sulit bagi fotografer profesional untuk memotretnya, namun karena luasnya bidang garapan fotografi (foto model, foto iklan, foto jurnalistik, foto wisata, foto perkimpoian, dan lainnya) disarankan agar para pemotret menentukan kepeminatannya.

Hal ini sangat penting, karena di dalam dunia fotografi profesional, sangat jarang seseorang mau menjadi fotografer general (subjek apa saja mau dipotret), tetapi lebih banyak memilih profesional atau spesialisasi di dalam pemotretan subjek tertentu.

Untuk menentukan peminatan, sebaiknya dilakukan secara alami saja dan jangan dilakukan pada awal-awal belajar. Tujuannya adalah, agar seseorang mempunyai wawasan dan pengalaman yang banyak serta mengetahui lebih jauh seluk beluk memotret berbagai subjek.

Dalam proses perjalanan waktu dan pengalaman memotret, seseorang akan bisa -- dan harus -- menentukan jalur peminatan pemotretan apa yang dia pilih. Dengan cara ini pemotret tidak akan menjadi fotografer general, tetapi profesional.

Keenam, perlengkapan kamera. Seiring dengan kemampuan dan kebutuhan dalam melakukan pemotretan, sebagai fotografer profesional, perlengkapan pendukung kamera secara bertahap harus dilengkapi. Hal ini selain menunjukkan bahwa Anda memang fotografer profesional, juga untuk memudahkan dalam menghasilkan karya foto berkualitas.

Ketujuh, komersialisasi karya foto. Seiring dengan perjalanan waktu, pengalaman memotret, dan kemampuan menghasilkan karya foto yang baik, maka jika semula gambar-gambar yang dihasilkan hanya dijadikan koleksi pribadi/keluarga, sekarang sudah saatnya anda belajar mengkomersilkan hasil karya anda.

Komersialisasi karya foto ini sangat penting, karena selain sudah menjadi minat dan tekad ingin menjadikan fotografi sebagai profesi, juga untuk menguji dan mendapatkan umpan balik sudah sejauhmana penghargaan terhadap karya-karya anda dihargai.

Kedelapan, manajemen diri. Seiring dengan profesi yang disandang, yaitu sebagai fotografer, maka Anda pun harus bisa mengatur dan mengelola segala sesuatunya dengan baik.

Untuk ini, manajemen diri yang profesional harus benar-benar dijalankan. Misalnya membuat dan menepati janji pemotretan atau penyerahan foto, cara berpakaian dilokasi pemotretan, sikap, etika dan lainnya pula diperhatikan dan diberikan sebaik-baiknya, sehingga dapat memberikan kepuasan klien yang dipotret.

from:Kaskus.us

Selasa, 25 Mei 2010

persiapan

holaaahola...

Lama nih ga ngisi nih blog.huhu

Hey,aku mau crita nih...

Besok aku mau kejogjaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa..wkwk

Tapi ini sama temen-temen..gasabar be ge te..

Hmmm..tapi aku bingung mau nyiapin apa dulu yak?

1.Duit(udah)

2.Pulsa(ntar sore)

3.Baterai(ntar jg)

4.Baju(mau dicoba dulu)

5.Jaket(tinggal dilipet)

6.Kamera(moga aja boleh)

7.HP(selaluuu)

8.Tas(yadooong)

9.DST

sipsip

Kamis, 20 Mei 2010

kamera nikon

KEPINGIN NIKON D3000 KIT KALO GAK NIKON COOLPIX P90.huhu

tapi mesti gabakal dibeliin..moga-moga aja tu harga turun jadi 3jutaan. :(

udah ngebet bangeeeet

Selasa, 18 Mei 2010

Mantannya temenku

aaaarrgghh..sumpah aku males banget mbek mantane temenku..

maksa-maksa terus.

pertama:maksa kerumahku

kedua:ngajak nonton

tiga:nawari coklat..

grrrrr...wes ah ganti nomer.hahahah

Suwung

Mantannya temenku

aaaarrgghh..sumpah aku males banget mbek mantane temenku..

maksa-maksa terus.

pertama:maksa kerumahku

kedua:ngajak nonton

tiga:nawari coklat..

grrrrr...wes ah ganti nomer.hahahah

Suwung

Dia nyuekin aku..


Nggak mbales smsku..

Ga pernah ngomong sama aku..ngomong cman dikit..

Bukti:tadi waktu pulang,jalannya sengaja di lendetin kayak siput..tapi setelah aku belok,jalannya cepet.maksudnya apa itu!!!kamu gamau temenan sama aku lagi?gamau kenal sama aku lagi?kamu takut cewekmu marah?kamu gamau deket-deket aku?kata usrok kamu males sama aku?aku juga males sama kamu..MUAAAALEEES BANGET ! bejelbejelbejelbejelbejel! Senep reti rak ndelok wajahmu!

yaya,kamu tu peh jadian,aku ngerti kok..jujur aku sedikit mmm..panas waktu kamu manggil dia..pake senyum.ya allah...aku salah suka mbek dia..kayaknya aku salah naksir.

Aku peh ganti nomer!biar lupa sama dia.yes! :*

K A M U J E L E K

aku bisa,aku pasti bisa!



Alhamdulillah..banyak temenku yang mercayain ke aku buat mbetulin fotonya..yaa walaupun ga bagus banget,tapi mereka suka... :D

Kemarin,temenku ada yang minta dieditin dan dibayar 30000+10000. Apa ini rejeki secara tiba-tiba ya???hmmm

Aku memang baru awal di photoshop aku cuman tau sedikit rahasianya..padahal dulu aku benci banget sama photoshop.satu kata buat photoshop RIBET.tapi iseng-iseng aku nyoba nyari di internet tentang cara-cara photoshop. Dan ketemu,aku ikuti aja tuh cara-caranya.dan berhasil.asiikk. Lama-lama aku mulai suka sama photoshop dan terus nyari tutorialnya di internet..Akhirnya aku berpaling dari photoscape..paling pake ph.scape cuman nambahin teks.just it. aku nyari-nyari brush,gradient,custom shapes di internet..ketemu! aku pake aja deh..ternyata photoshop asik juga ya..hahaha.

Terus aku baru tahu kalo ada efek buat di photoshop namanya actions.setelah ketemu aku pake deh.keren jugaa..ihirr. :P

Aku mulai iseng-iseng bikin project.bikin tema baru disetiap foto..aku nyoba nyulap fotokua dari pagi jadi malem..aku juga udah beli panduan photoshop.walaupun rada bingung,yaah belajar-belajar dikit laah. Aku ketemu sama Mas Simon,dia kuliah di Jogja..dia yang jadi korektor fotoku..ya lumayan lah ada masternyaa.wkwk

Mama bilang kalo aku punya bakat di bidang multi.contoh ngedit foto dan internet...aku sih biasa-biasa aja..tapi mungkin gak sih kalo ngedit folo tuh bakatku???memang,editan fotoku sekarang ga bagus-bagus banget..hla motonya aja pake kamera HP.wkwk.Pingin sih punya kamera Canon / Nikon.yang murah gapapa yang penting bisa aku pake..hehe

Ya semoga aja aku bisa jadi editor handal sama photografer terkenal didunia.Amin yarobalalamin :)